Kejamnya Jaime Munguia 4 Kali Jatuhkan John Ryder, Perpanjang Rekor 43-0

Jaime Munguia

catrachowings.comJaime Munguia, petinju asal Meksiko, menunjukkan kekejaman dalam pertarungan melawan John Ryder dengan berhasil menjatuhkannya sebanyak empat kali. Pertarungan ini berakhir dengan kemenangan KO untuk Munguia pada ronde kesembilan, yang memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 43-0. Pertandingan kelas menengah super ini digelar di Footprint Center, Phoenix, Amerika Serikat pada hari Minggu, 28 Januari 2024.

Kejamnya Jaime Munguia 4 Kali Jatuhkan John Ryder

John Ryder, petinju kidal asal Inggris, sebelumnya pernah mengalami kekalahan melawan Saul Canelo Alvarez pada bulan Mei tahun sebelumnya. Pertarungan melawan Munguia merupakan kekalahan kedua Ryder dalam 13 tahun kariernya sebagai petinju profesional. Ryder harus menerima kekalahan angka mutlak dari Alvarez di Akron Stadium, Zapopan, Meksiko.

Dalam pertarungan melawan Ryder, Munguia berhasil menjatuhkannya sebanyak empat kali. Ryder terjatuh pertama kali pada ronde kedua, kemudian sekali lagi pada ronde keempat, dan dua kali pada ronde kesembilan. Pelatih Ryder, Tony Sims, dengan bersemangat memohon kepada wasit Wes Melton untuk menghentikan pertarungan setelah knockdown keempat terjadi. Namun, wasit tidak menyadari situasi tersebut, dan pertarungan berlanjut.

Pertarungan antara Munguia dan Ryder menjadi pertandingan utama dari lima pertandingan yang disiarkan oleh DAZN. Munguia, yang berasal dari Tijuana, berharap kemenangan impresifnya atas Ryder akan membuka peluang untuk merebut gelar IBF, WBA, WBC, dan WBO kelas 76,2 kg yang saat ini dipegang oleh Saul Canelo Alvarez. Pertarungan antara Munguia dan Alvarez direncanakan akan digelar pada tanggal 4 Mei mendatang. Namun, jika pertarungan tersebut terjadi, Alvarez harus bekerja sama dengan co-promotor Munguia, Oscar De La Hoya, yang juga merupakan mantan promotor Alvarez. De La Hoya saat ini bekerja sama dengan Al Haymon’s Premier Boxing Champions, yang telah memiliki perjanjian tiga pertarungan dengan Alvarez.

Munguia, yang saat ini berusia 27 tahun, tampil mengesankan dalam pertarungan melawan Ryder. Debutnya dengan pelatih ternama Freddie Roach di pojok ring memberikan dampak positif bagi performa Munguia. Petinju yang sebelumnya pernah menjadi juara kelas menengah junior WBO ini memulai pertarungan dengan sangat kuat, berhasil menjatuhkan Ryder dua kali dalam empat ronde pertama. Munguia juga berhasil bertahan dari serangan balik Ryder setelah ronde kelima, menunjukkan kesabaran yang luar biasa sebelum akhirnya mengakhiri pertarungan pada ronde kesembilan.

Munguia sendiri mengomentari pertarungannya dengan Ryder, menyatakan bahwa kali ini ia lebih fokus pada penempatan waktu pukulannya. Ia mengakui bahwa pertarungan sebelumnya dengan Sergiy Derevyanchenko pada bulan Juni tahun sebelumnya tidak begitu terkontrol, namun kali ini ia berhasil mengendalikan situasi dengan baik. Munguia juga memberikan pujian kepada Ryder sebagai petinju yang hebat, namun ia dan timnya tetap siap untuk melangkah maju dan menghadapi tantangan selanjutnya.

Kesimpulan

Dalam pertarungan kali ini, Jaime Munguia sekali lagi membuktikan kehebatannya sebagai petinju dengan memenangkan pertarungan KO melawan John Ryder. Kemenangan ini tidak hanya memperpanjang rekor tak terkalahkan Munguia menjadi 43-0, tetapi juga membuka peluang untuk merebut gelar-gelar kelas menengah super yang saat ini dipegang oleh Saul Canelo Alvarez. Dengan pelatih baru dan semangat juang yang tinggi, Munguia siap menghadapi tantangan besar yang menantinya di dunia tinju.